Nasib Sewa Perkantoran 2021

Nasib Sewa Perkantoran 2021

Artikel Nasib sewa Perkantoran 2021 adalah refleksi dari pengalaman selama tahun 2020 yang memberikan kekecewaan bagi pemilik gedung dan aset aset besar properti. Yang mana jumlah penyewa loncat samapi 80%. Pergeseran dan kebijakan berkantor dirumah adalah sebuah ancaman membunuh bagi pemilik usaha perkantoran. Tidak ada yang bisa juga kita lakukan selain menanti kebijakan ekonomi dan kebijakan politik yang membuat para pemilki gedung bisa mendapatkan cuan kembali. Pahit memang, tapi apa yang bisa kita perbuat dari keadaan seperti ini, selain berdoa dan mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian yang lebih baik serta kemudahan dan dorongan bagi kesempatan usaha perkantoran dan space bisa kembali bersinar.

Koreksi harga yang gila gilaan membuat pemilik dan pengelola gedung terancama defisit cashflow. Selain sebelum kejadian besar seperti ini juga sudah dalam perhitungkan. Semakin kemari, justru cadangan yang tadinya cukup bersinar, malah menjadi semakin menurun dan memperparah kelengkanpan sumberdaya manusia. Yang tadinya anggota tim masih lengkap sekarang bergeser sudah tinggal 30%. Ada kemungkinan dalam waktu dekat jika masih belum ada kepastian, tenaga full 30% tersebut mesti berbagi penghasilan dan mempertahankan cadangan cash flow setidaknya bisa mensupport 50% dari tenaga yang ada.

Solusi Bagi Perusahaan

Keadaan seperti sekarang pada satu sisi begitu berat bagi pelaku usaha bidang perkantoran. Khususnya space dan ruang kantor. Namun dengan keyakinan penuh, pelaku usaha perkantoran berkomitment untuk mempertahankan harga sewa yang standar tanpa ada pengurangan apapun. Pada sisi lain, pelaku usaha sendiri sedikit mengalami ketersendatan dalam meneruskan sewa kantor mereka. Yang terpengaruh oleh penundaan kontrak dan pekerjaan yang semakin berkurang. Karena beberapa usaha justru hanya kita butuhkan ketika ada transaksi dan baru bisa terdorong ketika ada aktifitas. Khususnya usaha bidang jasa keadaan seperti sa’at ini juga benar benar membuat semuanya seperti berhenti. Lalu apa solusi bagi pelaku usaha pada sa’at semua sewa kantor mahal tersebut mesti kita sesuaikan dengan budget?. Salah satu solusinya adalah menggunakan jasa virtual office yang meemberikan kemudahan dalam memilih fasilitas, tanpa harus menduduki sepenuhnya ruanga tersebut, dan tidak menggunakannya sa’at seperti sekarang.

Virtual Office adalah solusi paling memberikan keringanan sa’at ini, terutama jika usaha yang dimiliki memakan sumber pendanaan operasi usaha. Biaya sewa kantor termasuk alokasi yang bisa saja memakan 40% dari kolom  biaya operasional bulanan.  Sehingga memilih virtual office adalah Solusi terbaik sa’at ini.

Komentar ditutup.