Perusahaan Tunawisma

Perusahaan Tunawisma

Apa yang lebih menakutkan dari Perusahaan “Tunawisma”, yang mana sebuah perusahaan sudah tidak lagi memiliki alamat yang jelas dan domisili yang memungkinkan kita berkomunikasi dengan manajemennya. Keadaan ekonomi yang membaik dari sisi makro dan transakisi pendapatan pemerintah telah membuah kan hasil pada APBN yang surplus. Namun, pada sisi lain, inflasi yang membuat ekonomi melambat juga membuahkan hasil yang dapat terukur. Sudah  banyak startup yang kehilangan karyawan, dan perusahaan tidak lagi mampu membayar.

Dari sisi bersamaan perusahaan juga sudah kehabisan akal demi melanjutkan hidup perusahaan dengan menjadikan perusahaan tetap eksis pada pasar. Mudah bagi perusahaan yang memang tidak melihat usaha sebagai sebuah langkah yang berkelanjutan. Namun, dalam langkah praktinya, bisnis yang tidak lagi berjalan, menurunya permintaan pasar telah membuat perusahaan perusahaan rintisan melahirkan tuna wisma alias tidak lagi punya kantor. Lalu a[a risikonya bagi perusahaan jika, tidak lagi memiliki alamt domisili dan kantor. Apakah ini semakin membuat si perusahaan menjadi tidak lagi bisa berkatifitas. Atau cukup, sudah ya kita bertahan dulu aja sampai ada orderan dan mampu membayar sewa kantor.

Expresoo Sebagai Solusi

Virtual office merupakan salah satu solusi yang memberikan alternatif bagi pelaku usaha yang tidak ingin menjadi tuna wisma. Sehingga terlunta lunta dalam hutan rimba jalan tidak jelas kemana mesti mengatur jadwal pertemuan dengan klien. Dengan menggunakan alamat surat yang merupakan perwakilan fisik dari sebuah layanan usaha, maka dengan kejelasan alamat dan domisili memberikan kepercayaan tambahan kepada lembaga tersebut. Selain ada tantangan yang semakin hari semakin mbulat kata orang jawa. Karena antara kejelasan mesti beralamat yang jelas dan tidak juga kadang konsumen tidak peduli. Kepentingan konsumen adalah usaha mereka berjalan.  Dan orderan mereka kerjakan. Nah, Expresoo Sebagai Solusi adalah virtual office  yang mana alamat kantor bersama dan ruang bersama menjadi jawaban dari kegundahan pelaku usaha yang mungkin, sedang tidak beruntung. Atau pelaku usaha yang dalam perjalanan usahanya tidak kuat lagi berhadapan dengna kerasnya persaingan usaha.

Kehabisan modal pada tengah jalan atau memang harus mengakui bahwa usaha bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Seperti di film film, hanya dengan metode yang sederhana dan pendek. Semua orang dengan mudahnya sukses. Dan dengan sedikit kerja keras, menjadi terkenal dimana mana. Karena model bisnisna, dan karena mendapatkan pendanaan.