Berbisnis sa’at Covid-19

Berbisnis Sa’at Covid-19

Dan tulisan dengan judul Berbisnis sa’at Covid-19 adalah untuk memberikan sedikit cercah pencerahan, bagaimana bisnis tetap berlangsung. Selamat datang pada sesi paling memukul, itu ungkapan pertama yang penulis terima dari salah seorang kolega. Minggu pertama sa’at status corona dan kasus covid-19 semakin menarik perhatian publik serta meminta korban. Sedikit banyak kondisi usaha dari para pemula yang baru mengawali usaha mereka satu tahun mendapat sinyal-sinyal tidak baika pada keadaan akan datang. Keraguan akan kehilangan pada model usaha yang dibangun setelah berlangsung selama satu tahun pertama, dan mulai ada tanda-tanda positif pada awal tahun 2020.

Ingin ditingkatkan dalam fokus yang lebih dan tentu pertumbuhan yang membuat pelaku usaha merasa akan yakin untuk berkembang. Kedatangnan covid telah memecah konsentrasi itu. Hampir 30% orang akan berpikir menunggu dan melihat. Selain berupaya untuk mengumpulkan cash sebagai antisipasi dalam mengahadapi ancaman kedepan. Akan tetapi memutus domisili akan berdampak benar-benar buruk pada bisnis jika dalam jangka panjang tidak diarahkan untuk membangun pertumbuhan usaha.

Domisili Sebagai Basis Bertahan

Hal pertama yang paling penting dipertahankan adalah domisili, apa yang membedakan kantor dan domisili?. Domisili adalah lokasi usaha anda.Dimana kita sering memperkenalkan usaha kita kepada calon klien. Untuk tujuan membangun reputasi, kepastian dan keyakinan kepada para pihak yang menjadi mitra bisnis dan calon konsumen. Demi tujuan tersebut, para pemilik usaha biasanya menggunakan domisili sebagai basis reputasi. Mungkin saja kantor tidak disana, tapi ketika verifikasi datang demi membangun ekosistim bisnis dengan menghadirkan informasi yang akurat kepada klien untuk menyatakan kebenaran perusahaan. Adalah kesalahan fatal jika sebuah entitas kehilangan verifikasi domisili dilapangan. Yang akan berujung pada hilangnya reputasi dan investasi basis konsumen yang membuat usaha dan nilai usaha bisa merugi scara nilai bisnis.

Dan dalam praktiknya kehilangan transaksi real dari bisnis dilapangan. Lalu petanyaannya mungkinkah mempertahankan reputasi usaha dengan cukup mengguakan domisili. jawabannya tentu mungkin. Dan bagaimana caranya?.Jawaban ini sebenarnya sudah terlihat ketika pembaca mengunjungi website ini. Salah satu fokus kami adalah memberikan legitimasi hukum dan sosial sertak marketing, kepada entitas usaha yang patuh dan sejalah dengan perudangan dan hukum di Indonesia. Sebagai penyedia virtual office yang menjadi pokok layanan kami ketika calon tenant butuh dukungan untuk bertumbuh dengan memberikan dorongan atau pengakuan akan keberdaaan mereka sebagai penyewa. Kehadiran Expresoo virutal office adalah penopang demi masa depan usaha ukm dan umkm di tangerang selatan. Menggap domili usaha tidak memiliki nilai ekonomis akan membuat usaha anda kehilangan reputasi. Dan memulai reputas lagi dari nol.

Komentar ditutup.