Pentingya Re-Posisi Bisnis

Pentingya Re-Posisi Bisnis

Artikel pendek ini mencoba sediki menggambarkan bagaiman Pentingya Re-Posisi Bisnis dalam kondisi yang tidak tentu sepeti sa’at ini.  Harapan bisa saja datang, dan pergi. Namun tetap kenyataan yang bicara dan menyampaikan fakta fakta. Masih mungkinkah  meneruskan konsep lama dan metode lama? Atau mesti melakukan perubahan dan penyesuaian yang kita sebut sebagai reposisi. Sudah 12 bulan, masih mau mengamati atau sekedar melihat jauh. Dan menikmati tabungan yang kian menipis?. Atau sekedar mau angkat tangan dan menggantungkan sumber pendapatan dan mengorbankan gaya hidup sebagai konsekuensi perubahan dramatis yang sistematis dan terstruktur ini. Tentu sebagai seorang pelaku usaha tidak mudah mengembalikan semangat yang hampir punah terbawa gelombang covid19 yang tidak ada putusnya.

Sampai pada membangun kembali semangat yang hilang timbul dan hilang timbul tersebut. Nah, beberapa orang melihat ini adalah kesempatan untuk kembali memulai. Karena makin lama dirumah juga gak enak, dan makin gak nyaman. Karena ada tantangan dari dalam diri sendiri untuk tetap produktif dan tetap berkarya. Sementara, untuk sampai pada tujuan berkarya maka dibutuhkan beberapa penyesuaian dan adaptasi tentunya. Sejatinya bukan karya dan produksi nilai yang dibatasi. Justru faktor yang terbatas sekarang adalah para penikmat karya tidak lagi bisa melakukan aktifitas seperti sebelumnya. Para produser karya tentu masih mampu melakukan, karea zaman ‘now’ tentu lebih mudah mendistribusikan sebuah karya, dengan saluran teknologi.

Bertahan dengan Virtual Office

Aksi pertama yang sering kita lakukan oleh pelaku usaha adalah memangkas biaya terbesar mereka. Salah satunya, merumahkan para karyawan, dan mengganti model koordinasi menjadi online. Serta memangkas biaya sewa kantor, yang mana dalam posisi biaya usaha ini termasuk kolom yang cukup besar. Ini adalah langkah reposisi. Yang mana, tujuan dari merubah dan merealokasi biaya untuk meninggkatkan daya tahan dan keberlanjutan bisnis.

Tidak satu dan dua yang keholangan usaha dan sumber pekerjaan. Bahkan dari sisi akses pekerjaan serta angka pengangguran yang makin hari makin melunjak. Menjadikan situasi seperti sa’at ini menjadi ancaman yang tidak mudah kita selesaikan. Semangat pemerintah dalam mendorong terciptanya lapangan kerja tentu menjadi sesuatu yang layak kita apresiasi. Namun, covid bukanlah musuh satu dan dua negara, tapi seluruh negara dan seluruh umat manusia.

Sehingga reposisi adalah sebuah keharusan bukan lagi sebuah pilihan. Fasiltas dan kemudahan yang diberikan tanpa dasar kerja berdampak pada meningkatnya produktifiras produk dan jasa. Justru akan berakibat pada inflasi dan naiknya harga barang dan jasa. So mari tetap berkarya, bertahan menggunakan Virtual office mungkin bisa jadi salah satu pilihan.