Coworking Space Alam Sutera

Coworking Space Alam Sutera

Ketika membicarakan bagaimana Coworking Space Alam Sutera melengkapi konsep industri 4.0, maka kita sedang membicarakan mengenai suatu revolusi industri berbasis robot beserta komputer dalam menjalankannya. Revolusi industri sendiri adalah suatu perubahan besar mengenai bagaimana cara manusia dalam memproduksi barang-barang. Kemajuan dari komputer sendiri yang paling tampak di masyarakat adalah perkembangan dari Internet. Melalui internet, semua komputer akan tersambung satu sama lain ke suatu jaringan bersama. Virtual Office (Coworking Space Alam Sutera) sendiri merupakan sewa kantor yang sifatnya non-fisik, yang nantinya digunakan untuk alamat bisnis yang legal. Selain itu, virtual office juga memberikan fasilitas-fasilitas yang sudah disediakan oleh provider dari virtual office tersebut.

Berdasarkan revolusi industri 1.0, perubahan besar dalam memproduksi suatu barang barulah dimulai, sehingga proses-prosesnya dapat dibilang sangatlah tradisional. Sehingga konsep office 1.0 adalah suatu konsep kantor tradisional dimana suatu perusahaan atau bisnis memerlukan suatu gedung agar dapat beroperasi. Interaksi antar karyawan tidak begitu lazim, bahwa tingkat interaksi antar karyawan dalam menjalankan bisnis sangatlah minim.

Fasilitas Unik Expresoo 

Konsep office 2.0 merupakan suatu konsep yang tidak hanya membutuhkan suatu gedung sebagai syarat beroperasi namun juga menjadikan komunitas sebagai hal yang utama, artinya sekelompok orang bekerja sama dalam menjalankan bisnis mereka. Konsep office 3.0 merupakan gabungan dari office 1.0 dan juga 2.0. Sedangkan konsep office 4.0 dianggap melampaui komunitas itu sendiri karena menggabungkan fisik dengan virtual. Office 4.0 menganggap bahwa space atau ruang (dapat dikatakan gedung atau kantor) bukan lah sesuatu yang perlu dijadikan prioritas. Selain itu, office 4.0 juga ingin membawakan suatu konsep ‘karyawan tanpa kerah’, yang artinya karyawan tersebut tidak perlu hadir secara fisik di kantor dengan pakaian yang sesuai etika, namun cukup hadir secara virtual. Dalam prosesnya office 4.0 mampu mengaburkan batasan antara bekerja dengan bermain.

Sehingga karyawan dapat menyelesaikan pekerjaan selagi mengerjakan aktivitas lainnya. Dalam mempraktekan office 4.0, memerlukan keterampilan dalam pengoprasian teknologi-teknologi terkini, terutama internet.  Elemen-elemen yang diperlukan dalam office 4.0 adalah workspace yang digunakan sebagai alamat legal, lifespace atau ruang untuk beraktivitas sehari-hari (selain untuk bekerja), komunitas, desain (sistem dan struktur), sumber daya dan yang terakhir adalah platform online. Virtual office dianggap sebagai suatu model hasil dari abad 21 dan bagian dari office 4.0, juga merupakan suatu ‘tempat kerja’ untuk pengusaha dan juga freelancer.