Virtual Office Karyawan Produktif

Virtual Office Karyawan Produktif

Bertemu lagi dengan kami dalam artikel “Virtual Office Membuat Karyawan Tidak Produktif” sebagai bagian dari seri “Runtuhkan Mitos”. Artikel ini berangkat dari anggapan yang masih melekat di masyarakat. Bahwa jika suatu perusahaan tidak memiliki gedung fisik dan bekerja dalam sistem home based industry. Maka akan sulit bagi perusahaan untuk memantau kinerja karyawan mereka. Sehingga keberadaan virtual office hanya akan membuat karyawan malas dan tidak produktif.

Ketika mitos ini masih melekan bagi kebanyakan orang. Nyatanya kebalikan dari mitos ini malah yang benar. Kenyataan membuktikan bahwa home-based activity. Atau biasanya disebut bekerja secara remote dapat membuat karyawan menjadi lebih produktif. Kenyataan ini juga di dukung dari penelitian yang sudah dilakukan oleh para peneliti. Bahwa mereka yang bekerja secara remote lebih produktif dari pada yang bekerja di kantor dengan jadwal kerja yang sudah ditentukan. Lalu mengapa mitos ini masih saja melekat di masyarakat, ini lah beberapa alasan mengapa hal tersebut masih melekat berdasarkan dari hasil penelitian:

  1. Definisi dari produktif. Dalam mendefinisikan produktifitas, masyarakat memiliki definisi yang berbeda satu sama lain. Masih banyak yang menganggap bahwa produktif adalah ketika karyawan sudah mencetak puluhan dokumen, mengangkat banyak panggilan telefon, menjawab berbagai e-mail, dan segala hal lainnya berdasarkan jumlah. Namun dari yang sudah kita ketahui, banyaknya hasil output tidak sama dengan kualitas output.

Kualitas Karyawan dan Bisnis Model

  1. Tipe pekerjaan. Dimana dan bagaimana anda bekerja tentu berbeda-beda tergantu apa posisi anda atau apa jenis pekerjaan yang anda lakukan. Bagi beberapa jenis perusahaan, virtual office bukan lah pilihan yang tepat (seperti perusahaan konstruksi dan property), pun apabila pekerjaan anda adalah koki di hotel atau sejenisnya yang memang mengharuskan anda untuk bekerja di tempat dan bukan secara virtual.
  2. Bukti yang sedikit. Sedikitnya bukti yang ada terkait bahwa bekerja secara remote lebih produktif dari pada karyawan yang bekerja di kantor masih sangat sedikit. Hal ini bukan karena kenyataan tersebut tidak ada buktinya namun karena bekerja secara remote merupakan pekerjaan yang baru-baru ini terjadi akibat perkembangan teknologi.

Beberapa hal ini lah yang menjadi alasan mengapa bekerja secara remote masih dianggap tidak produktif, bahkan tidak sedikit yang menyatakan bahwa orang-orang yang bekerja secara remote itu tidak memiliki pekerjaan, padahal dalam kenyataannya mereka menghasilkan sesuatu kepada perusahaan.